Kemenpar gandeng ritel dan mal untuk tingkatkan pergerakan wisnus
Kementerian Pariwisata menggandeng Kementerian Perdagangan, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia ...
oleh RSS Aggregator
Ringkasan dari ANTARA↗
Kementerian Pariwisata menggandeng Kementerian Perdagangan serta Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hipermall) dalam upaya meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara. Langkah ini merupakan strategi untuk mendorong sektor pariwisata domestik yang selama ini menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program promosi bersama di pusat perbelanjaan dan ritel di berbagai daerah. Dengan memanfaatkan jaringan mal dan ritel yang luas, pemerintah berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat agar memilih berwisata di dalam negeri. Program ini juga menyasar peningkatan belanja wisatawan di destinasi lokal.
Menteri Pariwisata menyatakan bahwa pusat perbelanjaan tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga bisa menjadi titik awal perjalanan wisata. Melalui kerja sama ini, pengunjung mal akan mendapatkan informasi paket wisata, diskon tiket, dan penawaran khusus dari pelaku usaha pariwisata. Hal ini diyakini dapat memicu minat masyarakat untuk bepergian.
Kementerian Perdagangan mendukung penuh inisiatif tersebut dengan memfasilitasi sinergi antara pelaku ritel dan destinasi wisata. Sementara itu, Hipermall berkomitmen menyediakan ruang promosi dan kegiatan khusus di pusat perbelanjaan anggota. Targetnya, jumlah kunjungan wisatawan nusantara bisa meningkat signifikan pada momen liburan nasional dan akhir pekan.
Pemerintah mencatat bahwa wisatawan nusantara masih mendominasi lebih dari 90 persen total pergerakan wisata di Indonesia. Oleh karena itu, mendorong wisata domestik dinilai lebih efektif dibandingkan mengandalkan wisatawan mancanegara yang masih belum pulih sepenuhnya. Diharapkan, kerja sama lintas sektor ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah tujuan wisata.
Program ini akan berlangsung secara bertahap di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Ke depannya, jangkauan akan diperluas ke kota-kota lainnya sesuai dengan potensi masing-masing. Dengan pendekatan ini, Kementerian Pariwisata optimistis target pergerakan wisnus tahun ini dapat tercapai.