Membangun Masa Depan Bank Syariah Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, dalam acara Tabligh Akbar rangkaian Sunda Karsa Fest di Masjid Trans Studio Bandung menyampaikan...

oleh RSS Aggregator

Ringkasan dari Republika

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menyampaikan pesan strategis mengenai masa depan perbankan syariah di Tanah Air. Pesan itu disampaikan dalam acara Tabligh Akbar yang merupakan rangkaian Sunda Karsa Fest di Masjid Trans Studio Bandung.

Junanto menekankan bahwa bank syariah memiliki peran vital dalam mendorong ekonomi nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan bank syariah tidak hanya soal kepatuhan pada prinsip syariah, tetapi juga inovasi dan literasi kepada masyarakat.

Ia menambahkan bahwa Bank Indonesia terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Dukungan regulasi, infrastruktur digital, serta sinergi dengan pemangku kepentingan menjadi kunci agar bank syariah mampu bersaing dan tumbuh di tengah dinamika global.

Lebih lanjut, Junanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta memajukan perbankan syariah. Partisipasi aktif, mulai dari pengusaha, akademisi, hingga generasi muda, diyakini dapat mempercepat transformasi sektor keuangan syariah di Indonesia.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara otoritas, perbankan, dan lembaga pendidikan. Dengan sinergi yang kuat, bank syariah ke depan diharapkan tidak hanya menjadi alternatif, melainkan menjadi pilar utama sistem keuangan nasional yang inklusif dan tangguh.

Acara Tabligh Akbar tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkuat pemahaman publik tentang manfaat dan prospek bank syariah. Junanto berharap pesan yang disampaikan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam membangun masa depan bank syariah Indonesia yang lebih cerah.

Forum

Lihat diskusi soal artikel ini

Forum ini mendorong kritik yang tajam dan berbasis sumber. Anda tidak harus login untuk membaca — login hanya untuk membalas.

0 balasan3 jenis reaksi, bukan like/dislike
Masuk diskusi →