Pendidikan25 Juni 2026

NTB percepat pendokumentasian ribuan naskah kuno

Dinas Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong percepatan digitalisasi ribuan naskah kuno atau manuskrip ...

oleh RSS Aggregator

Ringkasan dari ANTARA

Dinas Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengambil langkah cepat untuk mendokumentasikan ribuan naskah kuno yang tersebar di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan melalui digitalisasi manuskrip agar isi dan nilai sejarahnya tetap terjaga serta lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Digitalisasi menjadi solusi utama karena naskah kuno, terutama yang ditulis di atas daun lontar atau kertas tua, rentan terhadap kerusakan akibat usia, kelembaban, atau serangga. Dengan mengalihmediakan ke format digital, informasi yang terkandung di dalamnya dapat diselamatkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan akademik maupun pelestarian budaya.

Proses pendokumentasian meliputi pemindaian, pengkatalogan, dan penyimpanan data secara elektronik. Dinas Kebudayaan NTB juga bekerja sama dengan akademisi, komunitas pegiat literasi, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat inventarisasi naskah-naskah tersebut di setiap kabupaten dan kota.

Ribuan naskah kuno yang akan didigitalkan mencakup beragam topik, seperti sejarah lokal, sastra, hukum adat, hingga pengobatan tradisional. Langkah ini diharapkan tidak hanya melestarikan warisan budaya tak benda, tetapi juga membuka akses bagi peneliti, pelajar, dan generasi muda untuk mengenal lebih dalam khazanah pengetahuan masa lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan NTB menegaskan bahwa percepatan digitalisasi merupakan prioritas dalam program pelestarian budaya daerah. Targetnya, seluruh naskah kuno yang tersebar di berbagai tempat, termasuk di istana, masjid, dan koleksi masyarakat, dapat terdokumentasi secara digital dalam waktu dekat.

Dengan digitalisasi, naskah kuno NTB tidak lagi hanya tersimpan secara fisik di museum atau koleksi pribadi, melainkan dapat diakses secara lebih luas melalui platform digital. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat basis data budaya nasional sekaligus menjaga warisan leluhur dari ancaman kepunahan.

Forum

Lihat diskusi soal artikel ini

Forum ini mendorong kritik yang tajam dan berbasis sumber. Anda tidak harus login untuk membaca — login hanya untuk membalas.

0 balasan3 jenis reaksi, bukan like/dislike
Masuk diskusi →