Ekonomi30 Juni 2026

Rupiah Berpeluang Menguat, IHSG Melemah pada Sesi I

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan nilai tukar rupiah menguat seiring meningkatnya selera risiko pelaku pasar terhadap aset emerging market (EM). "Rupiah...

oleh RSS Aggregator

Ringkasan dari Republika

Nilai tukar rupiah diprediksi menguat pada perdagangan hari ini, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah pada sesi pertama. Pergerakan yang bertolak belakang ini dipengaruhi oleh peningkatan selera risiko investor terhadap aset negara berkembang.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, memperkirakan rupiah akan melanjutkan penguatannya. Faktor utama pendorongnya adalah minat pelaku pasar yang kembali melirik aset emerging market. Kondisi ini membuat aliran modal asing berpotensi masuk ke pasar keuangan dalam negeri.

Di sisi lain, IHSG tercatat bergerak di zona merah pada sesi I perdagangan. Pelemahan indeks saham ini terjadi di tengah sentimen eksternal yang masih membayangi, seperti ketidakpastian kebijakan suku bunga global dan fluktuasi harga komoditas.

Para pelaku pasar kini menanti data ekonomi domestik dan perkembangan kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Kedua faktor tersebut dinilai akan menentukan arah pergerakan rupiah dan IHSG pada sisa sesi perdagangan.

Meskipun rupiah berpeluang menguat, investor tetap disarankan mencermati risiko volatilitas jangka pendek. Pergerakan nilai tukar masih rentan terhadap perubahan sentimen global yang cepat.

Forum

Lihat diskusi soal artikel ini

Forum ini mendorong kritik yang tajam dan berbasis sumber. Anda tidak harus login untuk membaca — login hanya untuk membalas.

0 balasan3 jenis reaksi, bukan like/dislike
Masuk diskusi →