Rupiah Melemah ke Rp 17.967 per Dolar AS, IHSG Berpotensi Volatil
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah pada Kamis (25/6/2026) pagi bergerak melemah 15 poin atau 0,08 persen menjadi Rp 17.967 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.952...
oleh RSS Aggregator
Ringkasan dari Republika↗
JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mencatatkan pelemahan pada perdagangan pagi ini, Kamis (25/6/2026). Berdasarkan data pasar, rupiah terpantau turun 15 poin atau setara 0,08 persen ke level Rp 17.967 per dolar AS.
Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di angka Rp 17.952 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang masih membayangi mata uang negara berkembang.
Analis pasar keuangan menilai pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh faktor eksternal, terutama kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Selain itu, ketidakpastian perekonomian global turut menekan nilai tukar rupiah.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak volatil pada hari ini. Pergerakan indeks saham dinilai rentan terhadap sentimen negatif dari pelemahan rupiah dan arus modal asing.
Pelaku pasar disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi domestik dan global. Keputusan investasi jangka pendek perlu dilakukan dengan hati-hati mengingat tingginya fluktuasi pasar saat ini.
Pemerintah dan Bank Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen kebijakan. Intervensi di pasar valas dan operasi moneter menjadi langkah yang ditempuh untuk menahan laju pelemahan rupiah.
Para ekonom memperkirakan rupiah masih berpotensi tertekan dalam jangka pendek. Namun, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menopang pemulihan nilai tukar dalam jangka menengah.