Rupiah menguat disebabkan harga minyak mentah terus merosot tajam
Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Kamis sore menguat 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp17.943 per ...
oleh RSS Aggregator
Ringkasan dari ANTARA↗
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis. Rupiah naik 9 poin atau 0,05 persen ke level Rp17.943 per dolar AS. Penguatan ini didorong oleh penurunan harga minyak mentah dunia yang terus berlanjut.
Harga minyak mentah yang merosot tajam dalam beberapa hari terakhir menjadi katalis positif bagi mata uang negara pengimpor minyak seperti Indonesia. Penurunan harga komoditas energi ini mengurangi beban impor minyak dan memperbaiki prospek neraca perdagangan. Hal ini kemudian mendorong sentimen investor terhadap rupiah.
Analis pasar menilai bahwa tren penurunan harga minyak masih berpotensi berlanjut seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Kekhawatiran tersebut menekan permintaan minyak sehingga harga terus turun. Kondisi ini dimanfaatkan pasar untuk memperkuat posisi rupiah dalam jangka pendek.
Data terkini menunjukkan harga minyak mentah acuan dunia bergerak di bawah level psikologis tertentu. Pergerakan rupiah ke depan diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dan prospek ekonomi global. Pelaku pasar terus mencermati perkembangan harga energi untuk menentukan arah investasi.